Mekanisasi Tanaman - cara pengoperasial traktor roda dua dan roda empat
PENDAHULUAN
Latar
Belakang
Traktor adalah kendaraan yang
menyediakan tenaga dan traksi untuk memekanisasi tugas pertanian, khususnya
pada saat pengolahan tanah tetapi sekarang memiliki berbagai macam fungsi. (Irwanto,
1980).
Traktor pertanian dapat dibedakan menjadi tiga
jenis, yaitu traktor besar, traktor mini dan traktor tangan (Bachrein, et. al.
2009).
Traktor roda dua sering disebut juga sebagai traktor tangan
atau hand traktor yang mana traktor tangan ini menggunakan motor satu silinder
dengan daya 5-15 hp, bahan bakar yang digunakan umumnya solar.
Bajak rotary adalah
alat pengolah tanah yang berfungsi memotong dan mengaduk tanah sehingga hasil
tanah olahanya menjadi hancur atau berlumpur. Bajak rotary
adalah bajak yang terdiri dari
pisau-pisau yang berputar. Bajak ini
terdiri dari pisau-pisau yang dapat
mencangkul dan dipasang pada suatu poros yang berputar karena digerakan oleh
suatu motor (Sugestiadi,
2011).
Bagian-bagian utama traktor tangan dapat dikelompokkan
menjadi 3 kelompok, yaitu (Daywin,
2010):
1. Tenaga
penggerak motor
2. Kerangka
dan transmisi (penerus tenaga)
3. Tuas kendali/control
Bajak singkal termasuk
jenis bajak yang paling tua. Bajak singkal merupakan peralatan pertanian untuk
pengolahan tanah yang digandengkan dengan sumber tenaga penggerak/penarik
seperti tenaga penarik sapi, kerbau atau traktor pertanian.
Bajak singkal berfungsi
untuk memotong, membalikkan, memecah tanah serta pembenaman sisa-sisa tanaman
kedalam tanah, dan digunakan untuk tahapan kegiatan pengolahan tanah pertama.
Bajak singkal dirancang dalam beberapa bentuk untuk tujuan agar diperoleh
kesesuaian antara kondisi tanah dengan tujuan pembajakan. Di Indonesia jenis
bajak singkal merupakan bajak yang paling umum digunakan oleh petani untuk
melakukan pengolahan tanah mereka, dengan menggunakan tenaga ternak sapi atau
kerbau, sebagai sumber daya penariknya (Munawar, 2011).
Bajak singkal dirancang
dalam beberapa bentuk untuk tujuan agar diperoleh kesesuaian antara kondisi
tanah dengan tujuan pembajakan. Di Indonesia jenis bajak singkal merupakan
bajak yang paling umum digunakan oleh petani untuk melakukan pengolahan tanah
mereka, dengan menggunakan tenaga ternak sapi atau kerbau, sebagai sumber daya
penariknya (Sitohang, 2010).
Bajak singkal secara
umum dapat dibedakan menjadi dua golongan yaitu :
bajak singkal satu arah (one way
moldboard plow), yaitu jenis bajak singkal dimana pada waktu mengerjakan
pengolahan tanah akan melempar dan membalik tanah hanya dalam satu arah.
Lemparan atau pembalikan tanahnya biasanya dilakukan ke arah kanan. Bajak
singkal dua arah (two way moldboard plow), adalah jenis bajak singkal dimana
pada waktu mengerjakan pengolahan tanah, arah pelemparan atau pembalikan
tanahnya dapat diatur dua arah yaitu ke kiri maupun ke arah kanan. Jenis bajak
ini mempunyai mata bajak yang kedudukannya dirancang untuk dapat diputar ke
kanan ataupun ke kiri
dengan cepat, sesuai
dengan arah pelemparan
ataupun pembalikan tanah yang dikehendaki,
bagian-bagian bajak singkal yaitu mata bajak atau pisau bajak, daun singkal,
pelurus samping, rangka bajak singkal, penggandeng, pengatur kedalaman
pengolahan tanah, poros silang (Hermawan, 2005).
Bagian
–bagian traktor roda dua bisa dilihat pada gambar dibawah ini
Gambar 1. Sisi kanan traktor roda
dua
Keterangan
|
|
1.
As
(poros) roda
|
9.
Kemudi pembantu
|
2.
Mesin
rotary
|
10.
Tuas perseneleng utama
|
3.
Tutup
samping mesin rotary
|
11.
Tuas kopling utama
|
4.
Pengunci
batang penggelud
|
12.
Tuas perseneleng cepat lambat
|
5.
Pengunci
batang rotary
|
13.
Dashboard / papan instrument
|
6.
Tuas
kopling kemudi belok kanan
|
14.
Gantungan mesin rotary
|
7.
Stang
kemudi/ karet pegangan
|
15.
Rantai mesin rotary
|
8. Tuas pengatur gas
|
16.
Kerangka
|
Gambar 2. Sisi kiri traktor roda dua
Keterangan
|
|
17.
Pulley
penegang
|
26.
Tutup kotak peralatan
|
18. Gear Box (rumah perseneleng)
|
27.
Tombol lampu dan bel
|
19. Penyangga depan
|
28.
Tuas kopling kemudi belok kiri
|
20. Pemberat depan
|
29.
Tuas pengatur kedalaman olah
|
21.Pully mesin
|
30.
Tutup belakang mesin rotary
|
22. V-belt
|
31.
Poros pisau rotary
|
23. Pully utama
|
32.
Pisau rotary
|
24. Penutup V-belt
|
33.
Roda ban
|
Tujuan
Tujuan praktikum ini
adalah dapat mengenal dan mengetahui fungsi
bagian-bagian penting traktor roda dua bajak Rotary dan bajak singkal.
ALAT
DAN METODE
Alat
Alat yang digunakan dalam praktikum
ini adalah Traktor Roda Dua (bajak
rotary
dan bajak singkal).
Metode
Metode
yang digunakan pada praktikum ini adalah : Menuliskan bagian-bagian dan
fungsinya: Pengatur Kecepatan, Pegangan/stang Kemudi, Kopling kemudi, Kopling
utama, Roda angkar (ban), Pulley digerakkan, Fanbell, Pulley penggerak, Kenalpot,
Tangki bakar dan Tangki air radiator, Lampu, standar, bajak Rotary, bajak
singkal.
Waktu
dan Tempat
Praktikum ini
dilaksanakan pada hari jum’at 10 Maret 2017. Pada pukul 16.30 – selesai, di halaman
Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru.
Pembahasan
Pada praktikum kali ini
pratikan diperkenalkan bagian-bagian penting traktor roda dua (bajak rotary dan
bajak singkal) yaitu Pengatur Kecepatan, Pegangan/stang Kemudi, Kopling kemudi,
Kopling utama, Roda angkar (ban), Pulley digerakkan, Fanbell, Pulley penggerak,
Kenalpot, Tangki bakar dan Tangki air radiator, Lampu, standar, bajak Rotary,
bajak singkal dan lain-lain.
Setelah itu , pratikan
dijelaskan tentang Standar operasional traktor roda dua yaitu memeriksa bahan
bakarnya sebelum digunakan supaya pada saat digunakan tidak kehabisan bahan
bakar. Lalu kita harus memeriksa air kalburatornya apakah ada atau tidak ada
supaya keadaan mesin tetap dingin pada saat digunakan/ tidak terlalu panas.
Sebelum dinyalakan mesin traktor, gasnya harus kita stabilkan terlebih dahulu
agar pada saat menyala traktor tidak berjalan sendiri lalu kita naikkan
cooknya. Hal lain yang harus diperhatikan adalah penempatan posisi kepala pada
sebelah kiri dengan tujuan pada saat kita memutar engkol tidak terkena kepala
kita apabila terlepas dari tangan. Setelah
semuanya diperiksa maka barulah kita nyalakan mesin traktor dengan memutar
poros engkolnya sampai mesinnya menyala.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Praktikum
yang telah dilakukan menghasilkan kesimpulan sebagai berikut :
1.
Traktor
yang digunakan dalam praktikum ini adalah traktor roda dua bajak rotary dan
bajak singkal.
2.
Bagian bagian utama traktor roda dua
adalah tenaga penggerak motor (mesin), kerangka dan transmisi (penerus daya)
dan tuas kendali (kontrol).
3.
Bagian-bagian penting dalam traktor roda
dua bajak rotary dan bajak singkal adalah Pengatur Kecepatan, Pegangan/stang
Kemudi, Kopling kemudi, Kopling utama, Roda angkar (ban), Pulley digerakkan, Fanbell,
Pulley penggerak, Kenalpot, Tangki bakar dan Tangki air radiator, Lampu,
standar, bajak Rotary, bajak singkal.
4. SOP (Standar
Opersional) adalah pemeriksaan bagian-bagian traktor roda dua
sebelum di operasikan.
Saran
Saran dari praktikum
ini adalah saat penjelasan tentang bagian-bagian traktor hendaknya lebih
diperjelas lagi agar praktikan dapat benar-benar memahami dan mengetahui nama
beserta fungsi
DAFTAR PUSTAKA
Akhmad.
2012. Bajak Singkal.
Institut
Pertanian Bogor. LTAS Mekanisasi dan Teknologi Hasil Pertanian. Departemen
Mekanisasi Pertanian. Bogor.
Daywin,
2010. Mesin-mesin Budidaya Pertanian di
Lahan Kering. Graha Ilmu. Jakarta.
Hermawan,
W. 2005. Kinerja Mesin-Mesin Pengolahan Tanah Untuk Penyiapan
Penanaman di Lahan Kering. Departemen
Teknik pertanian. IPB. Bogor.
Irwanto, Kohar
A. 1980. Alat dan Mesin Budidaya Pertanian FakultasMekanisasi dan
Teknologi Hasil Pertanian. ITB. Bandung.
Munawar. 2011. Pengolahan Tanah Dengan Traktor. Penerbit IPB Press. Bogor.
Sitohang. 2010. Alat dan Mesin
Pertanian Bajak Singkal. Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta.



No comments:
Post a Comment