Wednesday, June 6, 2018

Mekanisasi Tanaman - cara pengoperasial traktor

Mekanisasi Tanaman - cara pengoperasial traktor roda dua dan roda empat

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Traktor adalah kendaraan yang menyediakan tenaga dan traksi untuk memekanisasi tugas pertanian, khususnya pada saat pengolahan tanah tetapi sekarang memiliki berbagai macam fungsi. (Irwanto, 1980).
Traktor pertanian dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu traktor besar, traktor mini dan traktor tangan (Bachrein, et. al. 2009).
Traktor roda dua sering disebut juga sebagai traktor tangan atau hand traktor yang mana traktor tangan ini menggunakan motor satu silinder dengan daya 5-15 hp, bahan bakar yang digunakan umumnya solar.
Bajak rotary adalah alat pengolah tanah yang berfungsi memotong dan mengaduk tanah sehingga hasil tanah olahanya menjadi hancur atau berlumpur. Bajak  rotary  adalah  bajak yang  terdiri dari  pisau-pisau yang berputar. Bajak ini
terdiri dari pisau-pisau yang dapat mencangkul dan dipasang pada suatu poros yang berputar karena digerakan oleh suatu motor (Sugestiadi, 2011).
Bagian-bagian utama traktor tangan dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu (Daywin, 2010):
1.      Tenaga penggerak motor
2.      Kerangka dan transmisi (penerus tenaga)
3.      Tuas kendali/control

Bajak singkal termasuk jenis bajak yang paling tua. Bajak singkal merupakan peralatan pertanian untuk pengolahan tanah yang digandengkan dengan sumber tenaga penggerak/penarik seperti tenaga penarik sapi, kerbau atau traktor pertanian.
Bajak singkal berfungsi untuk memotong, membalikkan, memecah tanah serta pembenaman sisa-sisa tanaman kedalam tanah, dan digunakan untuk tahapan kegiatan pengolahan tanah pertama. Bajak singkal dirancang dalam beberapa bentuk untuk tujuan agar diperoleh kesesuaian antara kondisi tanah dengan tujuan pembajakan. Di Indonesia jenis bajak singkal merupakan bajak yang paling umum digunakan oleh petani untuk melakukan pengolahan tanah mereka, dengan menggunakan tenaga ternak sapi atau kerbau, sebagai sumber daya penariknya (Munawar, 2011).
Bajak singkal dirancang dalam beberapa bentuk untuk tujuan agar diperoleh kesesuaian antara kondisi tanah dengan tujuan pembajakan. Di Indonesia jenis bajak singkal merupakan bajak yang paling umum digunakan oleh petani untuk melakukan pengolahan tanah mereka, dengan menggunakan tenaga ternak sapi atau kerbau, sebagai sumber daya penariknya (Sitohang, 2010).
Bajak singkal secara umum dapat dibedakan menjadi dua golongan yaitu :
bajak singkal satu arah (one way moldboard plow), yaitu jenis bajak singkal dimana pada waktu mengerjakan pengolahan tanah akan melempar dan membalik tanah hanya dalam satu arah. Lemparan atau pembalikan tanahnya biasanya dilakukan ke arah kanan. Bajak singkal dua arah (two way moldboard plow), adalah jenis bajak singkal dimana pada waktu mengerjakan pengolahan tanah, arah pelemparan atau pembalikan tanahnya dapat diatur dua arah yaitu ke kiri maupun ke arah kanan. Jenis bajak ini mempunyai mata bajak yang kedudukannya dirancang untuk dapat diputar ke kanan  ataupun  ke  kiri  dengan  cepat,  sesuai  dengan  arah  pelemparan

ataupun pembalikan tanah yang dikehendaki, bagian-bagian bajak singkal yaitu mata bajak atau pisau bajak, daun singkal, pelurus samping, rangka bajak singkal, penggandeng, pengatur kedalaman pengolahan tanah, poros silang (Hermawan, 2005).

Bagian –bagian traktor roda dua bisa dilihat pada gambar dibawah ini
Gambar 1. Sisi kanan traktor roda dua
Keterangan
1.      As (poros) roda
9. Kemudi pembantu
2.      Mesin rotary
10. Tuas perseneleng utama
3.      Tutup samping mesin rotary
11. Tuas kopling utama
4.      Pengunci batang penggelud
12. Tuas perseneleng cepat lambat
5.      Pengunci batang rotary
13. Dashboard / papan instrument
6.      Tuas kopling kemudi belok kanan
14. Gantungan mesin rotary
7.      Stang kemudi/ karet pegangan
15. Rantai mesin rotary
8.      Tuas pengatur gas
16. Kerangka
Gambar  2. Sisi kiri traktor roda dua

Keterangan
17.  Pulley penegang
26. Tutup kotak peralatan
18. Gear Box (rumah perseneleng)
27. Tombol lampu dan bel
19. Penyangga depan
28. Tuas kopling kemudi belok kiri
20. Pemberat depan
29. Tuas pengatur kedalaman olah
21.Pully mesin
30. Tutup belakang mesin rotary
22. V-belt
31. Poros pisau rotary
23. Pully utama
32. Pisau rotary
24. Penutup V-belt
33. Roda ban


Tujuan
Tujuan praktikum ini adalah dapat mengenal dan mengetahui fungsi bagian-bagian penting traktor roda dua bajak Rotary dan bajak singkal.
ALAT DAN METODE
Alat
            Alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah Traktor Roda Dua (bajak

rotary dan bajak singkal).


Metode
            Metode yang digunakan pada praktikum ini adalah : Menuliskan bagian-bagian dan fungsinya: Pengatur Kecepatan, Pegangan/stang Kemudi, Kopling kemudi, Kopling utama, Roda angkar (ban), Pulley digerakkan, Fanbell, Pulley penggerak, Kenalpot, Tangki bakar dan Tangki air radiator, Lampu, standar, bajak Rotary, bajak singkal.

Waktu dan Tempat
Praktikum ini dilaksanakan pada hari jum’at 10 Maret 2017. Pada pukul 16.30 – selesai, di halaman Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru.
Pembahasan
Pada praktikum kali ini pratikan diperkenalkan bagian-bagian penting traktor roda dua (bajak rotary dan bajak singkal) yaitu Pengatur Kecepatan, Pegangan/stang Kemudi, Kopling kemudi, Kopling utama, Roda angkar (ban), Pulley digerakkan, Fanbell, Pulley penggerak, Kenalpot, Tangki bakar dan Tangki air radiator, Lampu, standar, bajak Rotary, bajak singkal dan lain-lain.
Setelah itu , pratikan dijelaskan tentang Standar operasional traktor roda dua yaitu memeriksa bahan bakarnya sebelum digunakan supaya pada saat digunakan tidak kehabisan bahan bakar. Lalu kita harus memeriksa air kalburatornya apakah ada atau tidak ada supaya keadaan mesin tetap dingin pada saat digunakan/ tidak terlalu panas. Sebelum dinyalakan mesin traktor, gasnya harus kita stabilkan terlebih dahulu agar pada saat menyala traktor tidak berjalan sendiri lalu kita naikkan cooknya. Hal lain yang harus diperhatikan adalah penempatan posisi kepala pada sebelah kiri dengan tujuan pada saat kita memutar engkol tidak terkena kepala kita apabila terlepas dari tangan.  Setelah semuanya diperiksa maka barulah kita nyalakan mesin traktor dengan memutar poros engkolnya sampai mesinnya menyala.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Praktikum yang telah dilakukan menghasilkan kesimpulan sebagai berikut :
1.      Traktor yang digunakan dalam praktikum ini adalah traktor roda dua bajak rotary dan bajak singkal.
2.      Bagian bagian utama traktor roda dua adalah tenaga penggerak motor (mesin), kerangka dan transmisi (penerus daya) dan tuas kendali (kontrol).
3.      Bagian-bagian penting dalam traktor roda dua bajak rotary dan bajak singkal adalah Pengatur Kecepatan, Pegangan/stang Kemudi, Kopling kemudi, Kopling utama, Roda angkar (ban), Pulley digerakkan, Fanbell, Pulley penggerak, Kenalpot, Tangki bakar dan Tangki air radiator, Lampu, standar, bajak Rotary, bajak singkal.
4.      SOP (Standar Opersional) adalah pemeriksaan bagian-bagian traktor roda dua

sebelum di operasikan.

Saran
Saran dari praktikum ini adalah saat penjelasan tentang bagian-bagian traktor hendaknya lebih diperjelas lagi agar praktikan dapat benar-benar memahami dan mengetahui nama beserta fungsi
DAFTAR PUSTAKA
Akhmad. 2012. Bajak Singkal. Institut Pertanian Bogor. LTAS Mekanisasi dan Teknologi Hasil Pertanian. Departemen Mekanisasi Pertanian. Bogor.

Daywin, 2010. Mesin-mesin Budidaya Pertanian di Lahan Kering. Graha Ilmu. Jakarta.

Hermawan, W. 2005. Kinerja Mesin-Mesin Pengolahan Tanah Untuk Penyiapan Penanaman di Lahan Kering. Departemen Teknik pertanian. IPB. Bogor.

Irwanto, Kohar A. 1980. Alat dan Mesin Budidaya Pertanian FakultasMekanisasi dan Teknologi Hasil Pertanian. ITB. Bandung.

Munawar. 2011. Pengolahan Tanah Dengan Traktor. Penerbit IPB Press. Bogor.

Sitohang. 2010. Alat dan Mesin Pertanian Bajak Singkal. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta.

No comments:

Post a Comment